RealScene
Spirited Away (Sen to Chihiro no Kamikakushi)
Anime

Spirited Away (Sen to Chihiro no Kamikakushi)

Temukan lokasi-lokasi nyata yang menginspirasi film anime Spirited Away karya Hayao Miyazaki, dari kota tua Jiufen di Taiwan hingga pemandian air panas bersejarah di Jepang.

2001 Hayao Miyazaki Jepang 3 Diterbitkan: 25 Februari 2025
AnimasiFantasiPetualangan

Dunia Roh yang Menjadi Nyata

Spirited Away karya Hayao Miyazaki adalah film anime paling terkenal di dunia, pemenang Academy Award untuk Film Animasi Terbaik, dan menjadi film Jepang terlaris sepanjang masa. Film ini mengisahkan petualangan gadis kecil bernama Chihiro di dunia roh, dan visual yang memukau dalam film ini ternyata terinspirasi dari berbagai lokasi nyata di Asia.

Kota tua Jiufen di Taiwan sering disebut sebagai inspirasi utama untuk pemandangan kota roh dalam film. Jalan-jalan sempit yang menanjak, lentera merah yang berjejer, dan bangunan-bangunan tua bergaya Jepang-Tionghoa menciptakan suasana yang sangat mirip dengan dunia fantasi Miyazaki. Meskipun Studio Ghibli tidak secara resmi mengonfirmasi hubungan ini, kemiripan visual antara Jiufen dan kota roh dalam film sangat mencolok.

Kunjungan ke Jiufen paling sempurna dilakukan saat sore menjelang malam, ketika lentera-lentera merah mulai dinyalakan dan kabut turun dari pegunungan. Suasana ini sangat mirip dengan pemandangan dalam film dan memberikan pengalaman yang benar-benar magis.

Pemandian Air Panas Bersejarah

Di Jepang sendiri, beberapa lokasi menjadi inspirasi visual untuk Spirited Away. Edo-Tokyo Open Air Museum di Tokyo adalah tempat yang dikonfirmasi oleh Miyazaki sebagai salah satu sumber inspirasinya. Museum terbuka ini menampilkan bangunan-bangunan bersejarah dari era Edo dan Meiji yang dipindahkan dan direkonstruksi di satu lokasi. Arsitektur bangunan-bangunan ini terlihat dalam berbagai elemen desain dunia roh.

Ginzan Onsen di Prefektur Yamagata mungkin merupakan inspirasi visual paling kuat untuk rumah pemandian Yubaba. Desa pemandian air panas ini memiliki bangunan-bangunan kayu tradisional berusia ratusan tahun yang berjajar di sepanjang sungai kecil. Saat musim dingin, ketika salju menutupi atap-atap bangunan dan uap air panas mengepul di udara dingin, pemandangannya terasa seperti langsung keluar dari film.

Mengunjungi ketiga lokasi ini membutuhkan perencanaan yang cermat karena tersebar di tiga negara dan wilayah yang berbeda. Namun, bagi penggemar sejati Studio Ghibli, perjalanan ini menawarkan pengalaman yang tidak ternilai untuk melihat bagaimana imajinasi Miyazaki yang luar biasa berakar pada keindahan dunia nyata.

📍 Lokasi Syuting

1

Kota Tua Jiufen, Taiwan

Jiufen, Distrik Ruifang, Kota New Taipei, Taiwan

Jalan-jalan sempit dengan lentera merah yang menginspirasi pemandangan kota roh dalam film, termasuk rumah pemandian Yubaba.

Dari Stasiun Taipei, naik kereta ke Stasiun Ruifang, lalu naik bus nomor 788 ke Jiufen (sekitar 1,5 jam total).

📍 Kota Tua Jiufen, Taiwan - Google Maps에서 보기
2

Pemandian Edo-Tokyo Open Air Museum

Sakuracho, Koganei-shi, Tokyo, Jepang

Museum terbuka dengan bangunan-bangunan era Edo yang menginspirasi arsitektur rumah pemandian dan jalan-jalan di dunia roh.

Naik kereta JR Chuo ke Stasiun Musashi-Koganei, lalu naik bus ke museum (sekitar 5 menit).

📍 Pemandian Edo-Tokyo Open Air Museum - Google Maps에서 보기
3

Pemandian Air Panas Ginzan Onsen

Obanazawa-shi, Yamagata, Jepang

Desa pemandian air panas bersejarah dengan bangunan kayu tradisional yang menjadi inspirasi visual utama rumah pemandian dalam film.

Dari Stasiun Oishida (Shinkansen Yamagata), naik bus ke Ginzan Onsen (sekitar 40 menit).

📍 Pemandian Air Panas Ginzan Onsen - Google Maps에서 보기

🧳 Rencanakan Perjalanan Anda

🎬 Karya Terkait